Kesepian
Bayangkan kamu berupaya lari dari kesepianmu setiap hari Tapi bahkan kamu masih bisa merasakannya hingga dalam mimpi - Dua puluh tahun lalu Di luar sedang gerimis, sedang kamu duduk di kursi sebuah ruang tamu yang luas khas rumah zaman dulu, di depan jendela kayu terhalang jeruji. Kamu memandang nanar ke luar jendela Sayup kamu mendengar suara tawa dari rumah di depan, tawa renyah dari rumah yang jaraknya hanya beberapa langkah Lalu kamu sadar kamu sendirian Kamu tak kekurangan apapun di rumah ini, kamu hanya tak punya teman. Apakah tak punya teman jauh lebih baik daripada tak punya makan? Kamu tidak menangis. Kamu hanya termenung melihat gerimis. Di depan jendela kayu, di dalam sebuah ruangan luas namun saat itu kamu merasa perasaan sedihmu hanya kecil saja. Sangat kecil. Jadi kamu tak perlu menangis. Oh bukan, kamu bahkan tak tahu kalau itu adalah perasaan sedih yang sewajarnya ditangisi. Kamu bahkan tak paham bahwa dirimu tengah nelangsa karena kamu tak punya teman tertawa. Kamu han...








